Berdasarkan data yang masuk di Sekretariat PWI NTT, terdapat 24 orang wartawan yang terdampak baik rumah rusak ringan, sedang, dan rusak berat yang tersebar di tujuh kabupaten di Pulau Flores dan paling banyak wartawan yang bertugas di Kabupaten Ende berjumlah 11 orang.
Ferry juga menegaskan, bantuan yang diberikan itu tidak hanya kepada wartawan yang masuk dalam organisasi PWI saja, namun diberikan kepada semua wartawan baik dari organisasi manapun ataupun tanpa organisasi.
“Sebagai organisasi PWI tidak melihat bantuan ini hanya diserahkan kepada anggotanya saja, tetapi kami menyerahkan bantuan kemanusiaan ini kepada seluruh wartawan yang terdampak baik dari organisasi manapun atau tanpa organisasi sekalipun,” tegasnya.
Ferry juga berharap agar ada donatur yang memberikan bantuan untuk rekonstruksi atau rehabilitasi bagi rumah-rumah wartawan yang rusak dampak gempa Flores itu.
“Kita berharap juga ada bantuan-bantuan untuk rehabilitasi dan rekonstruksi untuk rumah-rumah wartawan yang rusak ini. Kita sama-sama berdoa, semoga ada donatur yang selama ini sudah komunikasi dengan PWI NTT untuk dapat memberikan bantuan itu,” ujarnya.
Ferry juga dalam kesempatan itu memberikan semangat kepada wartawan yang terdampak gempa Flores. Ia berharap agar badai tersebut cepat berlalu dan meminta agar wartawan dalam menjalankan tugas liputan selalu waspada dan tetap mengutamakan keselamatan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
