Dalam pertemuan tersebut, Kepala BPS NTT Matamira B. Kale memaparkan sejumlah indikator pembangunan NTT, mulai dari pertumbuhan ekonomi, inflasi, struktur ekonomi, pertanian, pendidikan, industri pengolahan hingga tingkat kemiskinan.
Dari sisi struktur ekonomi, sektor pertanian masih menjadi salah satu kekuatan utama NTT dengan kontribusi sekitar 28 hingga 30 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Besarnya kontribusi tersebut menunjukkan bahwa peningkatan produktivitas pertanian menjadi salah satu kunci utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi NTT.
Matamira juga memaparkan bahwa tingkat kemiskinan di NTT terus menunjukkan tren penurunan dan saat ini berada pada angka 17,52 persen. Namun demikian, berbagai keterbatasan sumber daya yang dimiliki daerah menuntut pemerintah untuk menghadirkan terobosan pembangunan yang mampu mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Penguatan pembangunan berbasis data, peningkatan produktivitas pertanian, hilirisasi komoditas lokal hingga intervensi pengendalian inflasi menjadi sejumlah langkah yang dinilai penting untuk menjaga tren positif pembangunan NTT ke depan.
(*/ran)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
