Sebelumnya, Ovin Marlin dilarikan ke Puskesmas Naikliu pada Senin, 24 Februari 2025. Karena kondisi yang serius, ia dirujuk ke RSUD Naibonat menggunakan mobil carteran dengan biaya Rp 2 juta.
Setelah mendapat perawatan medis, Ovin kembali dirujuk ke RSUD WZ Yohanes Kupang pada Selasa, 25 Februari 2025. Ia akhirnya melahirkan pada Rabu malam, namun bayi yang dilahirkan sudah meninggal dalam kandungan.
Kapolsek Amfoang Utara, AKP I Nyoman Sarjana, membenarkan kejadian ini.
“Iya benar, keluarga tidak sanggup membayar ambulans jadi sewa pikap, tapi karena jalan rusak, maka jenazah hanya sampai di lokasi observatorium dan diangkut lagi dengan ojek sampai ke Fatunaus,” jelasnya pada Minggu, 2 Maret 2025.
Catatan Redaksi:
Kisah tragis ini menggambarkan betapa sulitnya akses layanan kesehatan di wilayah terpencil dan menjadi sorotan terkait mahalnya biaya ambulans bagi masyarakat yang kurang mampu.**
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
