Indeks
Daerah  

Jangan Gegabah! Ana Waha Kolin Bela Warga Soal Arak Tradisional

Screenshot 20250530 232723 Facebook
Keterangan, salah satu warisan menyuling arak bukan hanya perkara ekonomi, tetapi juga cermin dari keberlanjutan warisan leluhur. ( Foto Istmewa)

“Anak muda menganggap arak sebagai minuman yang harus membuat mabuk dan dikonsumsi sebanyak mungkin. Ini yang salah dan perlu pendampingan, tidak hanya dari aparat dan PEMDA, tapi juga dari kita semua,” lanjutnya.

Ana juga menekankan bahwa proses pembuatan arak merupakan bagian dari ekonomi lokal yang tidak boleh dihancurkan secara paksa.

“Produksi arak adalah bentuk kedaulatan ekonomi masyarakat kecil di pedesaan. Ini harus didukung, bukan dihancurkan dengan kekerasan,” pungkasnya.

Pernyataan Ana Waha Kolin ini diharapkan dapat menjadi pemicu dialog antara pemerintah, aparat, dan masyarakat untuk menciptakan kebijakan yang adil dan berpihak pada budaya serta kesejahteraan rakyat.

Reporter: HN

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com

+ Gabung

Exit mobile version