Gubernur Melki kemudian masuk ke sejumlah kelas darurat untuk melihat langsung kegiatan belajar mengajar. Salah satu kelas yang dikunjungi adalah kelas XII yang saat itu sedang mengikuti pembelajaran dengan materi membuat tajuk rencana.
Kepada para siswa, Melki memberikan semangat agar mereka tetap tekun belajar dan terus mempersiapkan diri menghadapi masa depan, meskipun saat ini harus belajar dalam situasi yang tidak mudah.
*Keselamatan Prioritas, Asesmen PUPR Diminta*
Namun, di balik dorongan agar pendidikan tetap berjalan, Gubernur menegaskan bahwa keselamatan tidak boleh dikompromikan. Ia meminta seluruh bangunan sekolah yang terdampak gempa diperiksa terlebih dahulu sebelum kembali digunakan.
“Semua gedung sebelum dipakai nanti harus dicek terlebih dahulu. Harus ada asesmen dari tenaga ahli bidang Pekerjaan Umum. Kita tidak boleh mengambil risiko. Keselamatan anak-anak, guru, dan seluruh warga sekolah adalah yang paling utama,” tegas Gubernur Melki.
Menurut Melki, proses penanganan dan pemulihan fasilitas pendidikan yang terdampak gempa masih terus berjalan. Pemerintah juga memberikan perhatian kepada anak-anak yang terdampak langsung bencana.
“Prosesnya sedang berjalan. Untuk anak-anak yang terdampak, pemerintah juga akan memberikan bantuan. Kita terus berupaya agar kebutuhan mereka dapat ditangani,” ujarnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
