Situasi juga masih diwarnai aktivitas gempa susulan. Data BMKG per 5 September 2026 pukul 05.00 WIB mencatat telah terjadi 12.438 kali gempa susulan.
Dari jumlah tersebut, 174 gempa susulan dirasakan masyarakat, dengan magnitudo terbesar mencapai 6,2. Sementara gempa susulan dengan magnitudo di atas 5 tercatat sebanyak 36 kali.
Di tengah kondisi tersebut, pesan Gubernur Melki menjadi semakin tegas: kecepatan penanganan bencana tidak boleh mengorbankan transparansi.
Dana besar harus bergerak cepat, tetapi pengawasannya juga harus berlapis. Bantuan harus sampai kepada mereka yang membutuhkan dan setiap rupiah harus dapat dipertanggungjawabkan.
Sebab bagi warga yang kehilangan rumah, keluarga, dan sumber penghidupan akibat gempa, dana bantuan bukan sekadar angka melainkan harapan untuk bangkit kembali.
(*/ran)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
