Dengan bekal uang hanya Rp70 ribu, ia merantau demi mengejar pendidikan sambil mencari nafkah dengan berjualan roti.
Berbagai keterbatasan yang dialaminya justru menjadi motivasi untuk melakukan riset, pengujian laboratorium, hingga menghasilkan inovasi Biofar SS, sebuah temuan yang formulanya masih dirahasiakan.
Menurut Ja’far, kesempatan memperoleh Beasiswa Kapolri menjadi amanah besar yang mendorongnya mengembangkan penelitian yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Seluruh kompetensi dan wawasan yang saya peroleh selama pendidikan saya arahkan menjadi karya terapan dan inovasi yang teruji secara ilmiah agar dapat diakses masyarakat, khususnya kelompok yang memiliki keterbatasan pelayanan kesehatan,” katanya.
Bukan Sekadar Buku Motivasi
Buku setebal lebih dari 400 halaman tersebut tidak hanya memuat kisah inspiratif, tetapi juga disusun dengan pendekatan ilmiah menggunakan lebih dari 200 referensi akademik lintas disiplin.
Ja’far memadukan pengalaman hidupnya dengan berbagai teori besar seperti Teori Modal Sosial, Kapabilitas Manusia, Theory of Planned Behavior, Keadilan Kesehatan, Determinan Sosial Kesehatan, hingga teori psikologi seperti Growth Mindset, Resiliensi, Post-Traumatic Growth, serta berbagai pendekatan manajemen modern seperti Pareto 80/20, Matriks Eisenhower, RACI, dan Work Breakdown Structure (WBS).
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
