Menurutnya, pembinaan Al-Qur’an bukan hanya melahirkan kemampuan membaca kitab suci, tetapi juga membentuk karakter, peradaban, dan tanggung jawab sosial generasi muda. “Kegiatan ini adalah bagian dari ikhtiar menciptakan generasi emas Indonesia ke depan. Anak-anak yang hadir hari ini adalah aset Kota Kupang,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan komitmen Hidayatullah untuk terus berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Kupang, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat dalam membangun stabilitas sosial dan pembinaan moral generasi muda.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua MUI Kota Kupang, H. Muhammad MS, turut memberikan penjelasan singkat mengenai keberadaan organisasi Hidayatullah di Nusa Tenggara Timur. Ia menyebut Hidayatullah sebagai salah satu organisasi Islam yang telah hadir di NTT sejak tahun 1992 dan terus berkembang hingga kini.
Ia mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap kegiatan-kegiatan pembinaan umat dan generasi muda, serta berharap sinergi tersebut terus diperkuat demi menciptakan masyarakat yang religius, damai, dan harmonis.
Pembukaan Akademi Qur’an V Tahun 2026 turut dihadiri Anggota DPRD Kota Kupang, Amirudin La Oda, Camat Kelapa Lima, Plt. Lurah Kelapa Lima, tokoh agama, para imam masjid, pimpinan lembaga pendidikan, dewan hakim, guru, orang tua peserta, serta ratusan generasi muda peserta lomba dan pembinaan Al-Qur’an.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
