Mengusung tema “Menguatkan Cinta Al-Qur’an, Membangun Generasi Berakhlak Mulia”, Sekda menilai tema tersebut sangat relevan dengan kondisi sosial saat ini. Ia menyoroti fenomena generasi muda yang memiliki akses informasi luas, namun kerap kehilangan pegangan nilai dan arah moral.
“Kita hidup di era yang begitu cepat kemajuannya secara teknologi, tetapi sering kali miskin keteladanan. Banyak anak muda memiliki akses informasi yang luas, tetapi tidak semuanya memiliki pegangan nilai yang kuat. Karena itu pendidikan akhlak dan spiritual menjadi sangat penting,” tegasnya.
Pemerintah Kota Kupang, lanjut Jeffry, mendukung penuh berbagai kegiatan pembinaan keagamaan yang mampu membentuk generasi muda yang disiplin, penuh kasih, dan menghargai sesama. Ia juga menekankan bahwa pembangunan kota tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga pembangunan manusia dan karakter. “Ketika umat beragama membina generasi mudanya dengan nilai-nilai kebaikan, sesungguhnya kita semua sedang ikut membangun Kota Kupang,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua DPD Hidayatullah Kota Kupang, Al Hapsi Gadri, mengatakan Akademi Qur’an merupakan bagian dari upaya membentuk generasi Qur’ani yang siap menghadapi tantangan zaman sekaligus menjaga harmoni sosial di Kota Kupang yang dikenal sebagai kota toleransi.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
