“Komunikasi persuasif sering melibatkan penggunaan argumen logis, bukti, dan kadang-kadang elemen emosional untuk mencapai tujuan komunikasi tersebut.
Ini dapat digunakan dalam berbagai konteks, termasuk pemasaran, politik, pendidikan, dan banyak bidang lainnya,”Ujar Margareta Mahasiswa Ilmu Komunikasi Unwira Kupang.
Sementara itu, Margareta Menjelaskan Bahwa persuasif adalah upaya komunikator untuk mengubah atau memperkuat keyakinan, nilai, atau sikap individu atau kelompok dengan menggunakan berbagai teknik komunikasi dengan tujuan mempengaruhi mereka agar melakukan tindakan tertentu atau menerima pandangan tertentu.
Menurut dia pendekatan Persuasif Ini bisa melibatkan penggunaan argumen yang kuat, presentasi yang meyakinkan, pembuktian, atau bahkan elemen emosional untuk mencapai tujuan persuasif tersebut.
“komunikasi persuasif harus disampaikan dengan integritas dan etika, tanpa menggunakan manipulasi atau taktik yang tidak jujur agar meyakinkan secara positif dan bermakna,”Ungkapnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
