KR – Pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto tengah menyiapkan program Bantuan Subsidi Upah (BSU) bagi pekerja dengan gaji di bawah Rp3,5 juta per bulan sebagai bagian dari strategi meningkatkan daya beli masyarakat.
Mengutip laporan detikcom, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa skema BSU ini dirancang untuk mendorong konsumsi masyarakat kelas menengah ke bawah.
“BSU, kemudian ada bantuan-bantuan untuk menunjang daya beli. Itu sedang dipersiapkan,” ujar Airlangga pada Jumat malam (23/5/2025).
Airlangga menjelaskan bahwa skema pemberian BSU akan mengacu pada model bantuan yang pernah diterapkan selama pandemi COVID-19.
Namun, besarannya dipastikan lebih kecil dibandingkan bantuan tunai senilai Rp600.000 yang diberikan satu kali kepada pekerja pada tahun 2022.
“Pemberian subsidi upah seperti COVID-nya. Besarnya lebih kecil,” katanya.
Selain BSU, pemerintah juga menyiapkan lima paket insentif ekonomi yang akan diluncurkan secara bersamaan. Paket tersebut mencakup:
Pembebasan iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK)
1. Diskon tarif tol
2. Diskon tarif penerbangan
3. Insentif motor listrik sebesar Rp7 juta
4. Diskon tarif listrik hingga 50%
Airlangga mengungkapkan bahwa saat ini pemerintah masih dalam tahap finalisasi anggaran, terutama untuk lima insentif tambahan tersebut. Namun, untuk anggaran BSU sudah tersedia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
