Menurut Andyka, nama Tanjung Kolisia diambil dari nama desanya sendiri. Di Desa Kolisia, terdapat tanjung dan teluk yang indah.
“Kolisia ini nama desa. Desa di Kabupaten Sikka, Kecamatan Magepanda. Di sana itu pantainya, tanjung memang. Ada tanjung, ada teluk, lengkap. Alam yang sangat indah,” tuturnya.
Andyka menjelaskan, saat ini kedua kafenya tetap beroperasi.
“Yang di Maumere tetap beroperasi melayani wisatawan, saya percayakan manajemen di sana yang kelola. Sementara saya fokus mengembangkan cabang di Kupang dengan konsep yang sama, alam bambu dan menu pangan lokal NTT,” ungkapnya.
Pria yang lahir dan besar di Kupang ini mengaku sengaja mempromosikan Desa Kolisia karena kecintaannya pada daerah tersebut.
“Beta bukan orang Maumere, beta lahir besar di Kupang. Hanya beta sangat ingin mempromosikan Maumere. Desa Kolisia itu salah satu desa terindah di NTT, punya sawah, bukit, gunung, pantai, laut yang indah. Sayang kurang dipromosikan,” pungkasnya.
( ran )
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
