Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemerintah Kota Kupang tahun ini mengalokasikan bantuan transportasi keberangkatan dan kepulangan bagi seluruh jamaah haji sebesar Rp2 juta per orang atau total sekitar Rp318 juta.
Menurut Wali Kota, dukungan tersebut tetap diprioritaskan meski pemerintah daerah sedang melakukan efisiensi anggaran.
“Kami tetap berusaha agar pelayanan untuk jamaah haji terus ada. Tahun ini kita mengalami efisiensi hampir Rp204 miliar, tetapi saya dan Ibu Wakil memilih tidak membeli mobil dinas baru. Mobil lama masih bagus, tinggal dicuci dan diperbaiki sedikit. Anggaran itu lebih baik dipakai membantu masyarakat, termasuk jamaah haji,” jelasnya. Pernyataan tersebut mendapat apresiasi dari para jamaah dan undangan yang hadir.
Selain itu, Wali Kota juga menitipkan pesan agar para jamaah menjaga kesehatan, disiplin, serta membawa nama baik Kota Kupang selama berada di Tanah Suci. “Kita tunjukkan bahwa jamaah haji asal Kupang punya wibawa, tertib, dan saling membantu. Kalau ada yang kesulitan, kita bantu. Itu ciri khas orang Kupang,” pesannya.
Dengan gaya khas yang santai namun mengundang tawa, ia juga mengingatkan jamaah agar tidak memenuhi koper dengan barang-barang berlebihan. “Bawa obat-obatan penting juga. Jangan koper penuh hanya karena dendeng, abon, tomat, lombok, bahkan cobek,” ujarnya disambut gelak tawa jamaah.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
