Menurutnya, kehadiran gereja di tengah masyarakat harus diwujudkan melalui tindakan nyata, bukan sekadar kata-kata. Mengusung tema Gereja Melayani, Kota Diberkati, ia menegaskan bahwa ketika gereja keluar dari batas-batas tembok dan menjangkau kebutuhan masyarakat, maka di sanalah berkat Tuhan dinyatakan.
Pelayanan kesehatan yang dilakukan hari ini, lanjutnya, merupakan bentuk iman yang menyentuh tubuh, hati, dan pengharapan sesama di tengah dunia yang penuh luka.
Ia menambahkan, kesehatan merupakan kebutuhan dasar yang tidak selalu mudah dijangkau oleh semua orang. Karena itu, kolaborasi antara GMIT Kota Baru dan Rumah Sakit Umum Mamami menjadi wujud tanggung jawab iman sekaligus tanggung jawab sosial gereja.
Pdt. Febi juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Kupang atas dukungan yang diberikan, seraya berharap kegiatan ini menjadikan Kota Kupang sebagai kota yang sehat, peduli, dan penuh pengharapan bagi seluruh masyarakat.
(*/ran)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
