2. Efek Antikanker
Penelitian ilmiah menunjukkan bahwa senyawa triterpenoid dalam Euphorbia hirta memiliki potensi signifikan dalam melawan kanker, khususnya melalui aktivitas sitotoksik yang menargetkan sel kanker.
3. Antivirus dan Respiratori
Studi in silico mengidentifikasi kemampuan flavonoid dan tanin dalam tanaman ini untuk menghambat enzim protease SARS-CoV-2, sehingga potensial sebagai terapi tambahan untuk COVID-19.
4. Antibakteri dan Antiinflamasi
Kandungan alkaloid dan polifenol dalam patikan kebo memiliki efek antimikroba dan mampu mengurangi peradangan pada tubuh, menjadikannya efektif untuk penyembuhan luka.
Dalam pengobatan tradisional, patikan kebo biasanya diolah menjadi teh herbal untuk mengatasi asma dan gangguan pernapasan.
Berdasarkan penggunaannya Euphorbia hirta dikategorikan dalam antimikroba alami, Antiinflamasi, Fitofarmaka potensial, dan Tanaman liar tropis.
Antimikroba alami: Berkat kandungan flavonoid, tanin, dan alkaloidnya, tanaman ini efektif melawan bakteri dan mikroorganisme penyebab penyakit.
Antiinflamasi: Kandungan bioaktifnya digunakan untuk mengurangi peradangan tubuh.
Fitofarmaka potensial: Berdasarkan penelitian, tanaman ini memiliki aktivitas antivirus, antikanker, dan imunomodulator.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
