KR– Anggota DPRD Provinsi NTT dari Fraksi Gerindra Komisi 1, Stef Come Rihi menegaskan pentingnya memanfaatkan potensi pertanian lokal untuk mendukung ketahanan pangan di daerah.
Hal ini disampaikan Stef setelah mengikuti Rapat Paripurna DPRD Provinsi NTT pada Senin,13 Januari 2025.
Dalam pernyataannya, Stef mengajak pemerintah dan masyarakat untuk fokus pada revitalisasi infrastruktur irigasi yang rusak akibat bencana alam.
Menurutnya, langkah ini sangat penting untuk memperbaiki sektor pertanian yang bergantung pada ketersediaan air.
“Pemanfaatan lahan kering dan sumber air yang ada harus dimaksimalkan untuk meningkatkan produktivitas pertanian,” ujar Stef di ruangan Komisi 1 DPRD NTT pada Selasa (14/01).
Lebih lanjut, Stef juga menekankan perlunya inovasi dalam digitalisasi UMKM serta pengembangan industri agraris.
Ia berpendapat bahwa langkah ini akan membuka peluang kerja baru dan meningkatkan ekonomi lokal.
“Penting untuk membentuk unit khusus yang dapat mengelola hasil panen dan pemasaran komoditas lokal secara lebih efektif,” tambahnya.
Dengan fokus pada revitalisasi infrastruktur, inovasi, dan pengelolaan hasil pertanian, Stef berharap sektor pertanian NTT dapat menjadi tulang punggung ketahanan pangan sekaligus pendorong utama perekonomian daerah
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
Baca Juga
Rekomendasi untuk kamu
KUPANG, kabartimor.com—Wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali diguncang gempa bumi tektonik pada Sabtu (5/9/2026)…
KUPANG, kabartimor.com—Aktivitas gempa bumi susulan pascagempa utama berkekuatan M7,7 yang mengguncang Flores pada 15 Agustus…
KUPANG, kabartimor.com— Sebanyak 11.895 kali gempa bumi susulan pascagempa Flores M7,7 pada 15 Agustus 2026…
LARANTUKA, kabartimor.com— Bupati Flores Timur, Antonius Doni Dihen buka suara menjawab kritik terkait rencana Pemerintah…
KUPANG,kabartimor.com – Rencana Pemerintah Kabupaten Flores Timur mengalokasikan sekitar Rp5 miliar untuk pengadaan dua unit ekskavator…
