KUPANG, kabartimor.com—Senyum haru terpancar dari wajah Ogus Toineno, seorang tukang bangunan yang tinggal di Kelurahan Manulai Dua, Kecamatan Alak, Kota Kupang. Kesehariannya membangun rumah orang lain, kini ia akhirnya memiliki rumah yang layak huni berkat Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).
Bantuan bedah rumah dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) melalui Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Nusa Tenggara II (BP3KP NTT II) ini menyentuh langsung kehidupan Ogus dan keluarganya.
Kondisi rumah Ogus sebelumnya sangat memprihatinkan. Hal itu ia sampaikan dalam video testimoni yang diunggah akun Instagram resmi @bp3kp.nusatenggara2, Selasa (22/9/2026).
“Ini kondisi rumah kami sebelumnya, tidak layak kami pilih. Pada musim hujan bocor, lantai juga sudah rusak, kondisi rumah juga kecil. Kalau dibilang betul-betul tidak layak dihuni,” ungkap Ogus.
Setelah melalui proses pendataan dan verifikasi oleh fasilitator BSPS, rumahnya kini telah dibedah menjadi layak huni melalui skema swadaya dan gotong royong.
Rasa syukur tak henti ia sampaikan kepada pemerintah. Secara khusus ia menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto yang telah melanjutkan program kerakyatan tersebut.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
