“Ketimpangan pendapatan perlu menjadi perhatian agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya dinikmati oleh sebagian kelompok,” ujarnya.
Untuk memperkuat dampak pembangunan, DPRD mendorong penguatan sumber daya manusia melalui pendidikan vokasi dan percepatan penanganan stunting, sehingga masyarakat memiliki keterampilan yang lebih baik dan kondisi kesehatan yang mendukung produktivitas.
Selain itu, hilirisasi sektor pertanian, peternakan, dan perikanan perlu terus didorong agar hasil produksi masyarakat memiliki nilai tambah dan mampu meningkatkan pendapatan.
Pembangunan berbasis data juga menjadi perhatian utama untuk memastikan program pemerintah tepat sasaran dan menjangkau masyarakat yang paling membutuhkan.
“Program harus berbasis data yang akurat agar benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
DPRD turut menekankan pentingnya penguatan tata kelola pemerintahan melalui peningkatan transparansi, akuntabilitas, dan keselarasan antara perencanaan dan penganggaran, serta optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna memperkuat kapasitas fiskal daerah.
Diharapkan bahwa ke depan pembangunan daerah harus berorientasi pada hasil nyata yang dapat diukur dari peningkatan kesejahteraan masyarakat, pemerataan pembangunan, dan kualitas layanan publik.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
