Presiden mengarahkan agar seluruh potensi armada yang tersedia dioptimalkan melalui koordinasi teknis antarinstansi.
Dengan pola tersebut, dukungan pemerintah pusat diharapkan dapat langsung terhubung dengan kebutuhan yang telah diidentifikasi pemerintah daerah di lapangan.
*Bantuan ke Palue Dipastikan*
Rapat juga membahas upaya memastikan distribusi bantuan menuju Pulau Palue, salah satu wilayah yang terdampak gempa.
Menindaklanjuti kebutuhan tersebut, Kementerian Perhubungan menyiapkan satu kapal feri ASDP yang dijadwalkan dikirim pada 8 September 2026.
Kapal tersebut disiapkan untuk mendukung pelayanan dan distribusi bantuan menuju Palue.
Dukungan ini menunjukkan kebutuhan masyarakat yang ditemukan pemerintah daerah di lapangan dapat langsung diteruskan kepada pemerintah pusat untuk ditindaklanjuti.
Di tengah kondisi geografis NTT yang merupakan wilayah kepulauan, penguatan konektivitas laut menjadi salah satu kunci agar bantuan tidak berhenti di wilayah yang mudah dijangkau, tetapi dapat terus bergerak hingga ke masyarakat yang berada di pulau-pulau terdampak.
Dari tanggap darurat hingga pemulihan, pemerintah pusat dan daerah terus memperkuat koordinasi agar penanganan gempa Flores berjalan cepat, terpadu, dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
