Indeks
Daerah  

Pencarian Dua Nelayan Asal Paga Sikka Masuki Hari Kelima

KR – Upaya pencarian terhadap dua nelayan asal Desa Paga, Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, yang dilaporkan hilang saat melaut, terus dilakukan secara intensif oleh Tim SAR Gabungan.

Hingga memasuki hari ke-5 pencarian, Jumat (30/1/2026), hasil yang diharapkan belum membuahkan temuan.

Operasi pencarian hari kelima dimulai sejak pukul 06.30 WITA hingga 17.00 WITA. Area pencarian difokuskan di Perairan Laut Paga, yang merupakan lokasi terakhir kedua korban diduga melakukan aktivitas penangkapan ikan sebelum dinyatakan hilang.

Dua nelayan yang hingga kini belum ditemukan masing-masing bernama Anwar Mahmud (35), warga Watuwawi, Kelurahan Paga, dan Norisius Sapa (31), warga Sagandona, Kelurahan Paga.

Keduanya diketahui berprofesi sebagai nelayan dan tidak kembali setelah pergi melaut di perairan setempat.

Sejak pagi hari, seluruh unsur SAR yang terlibat mengikuti briefing kesiapan guna menyamakan persepsi serta strategi pencarian. Sekitar pukul 07.00 WITA, Tim SAR Gabungan mulai bergerak menuju sektor-sektor pencarian yang telah ditentukan berdasarkan analisis dan informasi awal.

Dalam operasi ini, sejumlah unsur terlibat secara terpadu, yakni Basarnas Maumere, Lanal Maumere, Dit Polair Polda NTT Marnit Sikka, serta Sat Polairud Polres Sikka.

Sinergi lintas instansi tersebut menunjukkan komitmen kuat dalam misi kemanusiaan untuk menemukan para korban.

Sarana pencarian yang digunakan meliputi Rubber Boat 25 PK milik Kansar Maumere, peralatan palsar air, serta perlengkapan evakuasi lainnya. Penyisiran dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi arus laut, arah angin, dan dinamika cuaca di perairan Paga.

Namun, memasuki siang hingga sore hari, kondisi cuaca yang kurang bersahabat mulai menghambat proses pencarian.

Demi menjaga keselamatan personel, pada pukul 17.00 WITA Tim SAR Gabungan memutuskan kembali ke posko utama setelah sebelumnya melaksanakan istirahat dan makan siang di Kantor Camat Paga.

Hingga berakhirnya pencarian hari kelima, hasil masih nihil. Meski demikian, Tim SAR Gabungan menyatakan tetap siap melanjutkan pencarian pada hari berikutnya dengan evaluasi strategi dan kemungkinan perluasan area pencarian.

Rencananya, operasi pencarian hari ke-6 akan kembali dilaksanakan pada Sabtu, 31 Januari 2026, mulai pukul 06.30 WITA, dengan menyesuaikan kondisi cuaca di lapangan.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Pihak keluarga korban serta masyarakat setempat terus berharap agar kedua nelayan dapat segera ditemukan, sementara Tim SAR Gabungan menegaskan komitmennya untuk terus berupaya maksimal dalam misi kemanusiaan ini. **

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com

+ Gabung

Exit mobile version