Sekda Jeffry menegaskan, keberhasilan program tidak boleh hanya diukur dari jumlah fisik bangunan.
“Jangan sampai kita hanya membangun kampungnya, tetapi lupa membangun kehidupan di dalamnya. Kita tidak hanya ingin membangun rumah untuk nelayan. Kita ingin membangun masa depan keluarga nelayan,” tegasnya.
Menurutnya, pembangunan KNMP sejalan dengan semangat Kupang sebagai Kota Kasih dan rumah bersama, yang pembangunannya harus menjangkau warga pesisir. Dampak yang diharapkan adalah hunian yang lebih layak, lingkungan yang lebih sehat dan tertata, usaha perikanan yang lebih produktif, hingga masa depan anak-anak nelayan yang lebih baik.
Sekda berharap Kampung Nelayan Merah Putih dapat menjadi contoh kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menghadirkan pembangunan yang dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Dari lahan yang diserahkan tersebut diharapkan tumbuh kawasan yang lebih layak, kehidupan yang lebih produktif dan masa depan nelayan Kota Kupang yang lebih sejahtera.
Sementara itu, perwakilan PPK Satker Sekretariat Ditjen Perikanan Tangkap KKP RI, Abdurahman Rabbani, S.St.Pi., menjelaskan Kota Kupang masuk dalam tahap ketiga pembangunan KNMP dengan enam titik awal dan berpotensi bertambah.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
