Indeks
Daerah  

Lewat Dasa Cita, Gubernur Melki di TTU Serahkan 8 Mesin Jahit Industri dan Dorong Tenun Noebaun diolah Jadi Produk Bernilai Tambah 

Reporter : Ivan Wuran
IMG 20260922 WA0118
Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menyerahkan 8 mesin jahit industri kepada 8 kelompok tenun dan mendorong tenun Desa Noebaun diolah menjadi produk bernilai tambah, saat membuka kegiatan intervensi perangkat daerah (Dasa Cita) di Desa Neobaun, Kecamatan Noemuti, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Senin (21/9/2026) sore.//Foto.dok. Biro Adpim. NTT

TTU, kabartimor.com – Lewat intervensi Dasa Cita, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menyerahkan 8 mesin jahit industri kepada 8 kelompok tenun dan mendorong tenun Desa Noebaun diolah menjadi produk bernilai tambah, saat membuka kegiatan intervensi perangkat daerah (Dasa Cita) di Desa Neobaun, Kecamatan Noemuti, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Senin (21/9/2026) sore.

Kegiatan yang digelar Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Provinsi NTT tersebut juga dirangkai dengan Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Gubernur NTT Melki Laka Lena dalam sambutannya menjelaskan bahwa program yang didorong Pemerintah Provinsi NTT bukan sekadar program biasa, tetapi diarahkan untuk memastikan potensi lokal dapat diolah menjadi produk bernilai tambah melalui proses hilirisasi.

“Yang kita dorong adalah bagaimana bahan yang ada di daerah bisa diolah menjadi produk yang memiliki nilai lebih. Karena itu, saya mengajak seluruh OPD merumuskan potensi yang bisa dikembangkan di masing-masing kabupaten/kota,” jelasnya.

Ia mengatakan, program ini secara khusus mendorong peran mama-mama pelaku usaha agar mampu meningkatkan nilai ekonomi produk. Salah satunya dengan mengolah tenun menjadi tas dan dompet, serta mengembangkan berbagai hasil bumi menjadi produk bernilai tambah.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com

+ Gabung

Exit mobile version