LARANTUKA, kabartimor.com –Komitmen Bupati Flores Timur Anton Doni Dihen dalam mendorong hilirisasi produk lokal kembali ditunjukkan. Melalui kegiatan Kain Deklarasi Budaya bersama Mas Windu dari STEI Yogyakarta, orang nomor satu di Flotim itu berharap produk unggulan Flores Timur bisa memiliki nilai tambah.
Dalam unggahan status WhatsApp pribadinya, Sabtu (19/9/2026), Bupati Anton Doni Dihen yang terlihat memegang Kain Deklarasi Budaya bersama Mas Windu menyampaikan apresiasi.
“Terima kasih Mas Windu dari STEI Yogyakarta. Perhatian pada hilirisasi coklat, garam, dan tenun semoga bisa mendorong peningkatan nilai tambah melalui kolaborasi yang baik,” tulis Bupati Flotim Anton Doni Dihen dalam status WA-nya yang dilihat kabartimor.com.
Kegiatan Kain Deklarasi Budaya ini menjadi simbol kolaborasi antara akademisi dan pelaku UMKM untuk mengangkat tenun ikat sebagai identitas, serta mendorong coklat dan garam Flotim tidak hanya dijual sebagai bahan mentah.
Kolaborasi bersama STEI Yogyakarta diharapkan dapat memperkuat branding, pendampingan manajemen usaha, serta membuka akses pasar yang lebih luas bagi UMKM Flores Timur agar naik kelas.
Foto tersebut memperlihatkan Bupati Flotim Anton Doni Dihen bersama Mas Windu dari STEI Yogyakarta memegang Kain Deklarasi Budaya yang telah ditandatangani sebagai bentuk komitmen bersama mendorong ekonomi kreatif berbasis budaya di Flores Timur
(ran)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
