Prof. Zudan juga mendorong ASN Kota Kupang untuk terus meningkatkan produktivitas, memperkuat digitalisasi, serta membangun pola kerja yang lebih cepat, efisien dan berorientasi pada hasil.
Menurutnya, keberhasilan reformasi birokrasi pada akhirnya harus dirasakan masyarakat dalam bentuk pelayanan publik yang lebih cepat, mudah dan fleksibel. “Kita berharap pelayanan publik kita juga seperti itu, lebih cepat, lebih mudah, lebih fleksibel. Kita akan semakin produktif bila bisa bergerak digital,” katanya.
Memasuki triwulan terakhir 2026, Kepala BKN mengingatkan seluruh kepala perangkat daerah untuk memastikan berbagai target pembangunan Kota Kupang dapat dituntaskan. Mulai dari target pendapatan dan belanja, penanganan stunting, kemiskinan dan kemiskinan ekstrem, pembangunan infrastruktur, pengendalian inflasi hingga peningkatan akses pendidikan.
Ia juga menekankan bahwa profesionalisme ASN tidak cukup hanya ditunjukkan dengan datang dan pulang sesuai jam kerja. ASN harus mampu memastikan pekerjaan selesai, target tercapai dan hak masyarakat dilayani tepat waktu.
“Untuk naik kelas, kita harus datang sebelum waktu. Pulang setelah waktu. Rapikan semua, cek target-target kita. Persiapkan pekerjaan-pekerjaan kita,” tegas Prof. Zudan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
