Moment tersebut dihadiri oleh para pejabat manajerial dan non-manajerial, termasuk kepala bidang pembinaan dan para kepala UPT lainnya.
Maliki menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum penting untuk memperkuat tekad dalam menjalankan tugas dengan integritas tinggi dan pelayanan prima.
Ia juga menggarisbawahi rencana kerja strategis Kanwil Ditjenpas NTT untuk tahun 2025, di antaranya:
- Penambahan sumber daya manusia (SDM) berkualitas.
- Penguatan institusi dan sinergi dengan aparat penegak hukum (APH), Badan Pusat Statistik (BPS), serta universitas setempat.
“Pelantikan ini harus menjadi langkah awal yang kuat bagi para pejabat baru untuk menciptakan lingkungan kerja yang bersih, transparan, dan akuntabel,” tambahnya.
Sebagai pejabat baru, Malik berpesan kepada Gidion S. Paly bahwa harusn mampu membawa Lapas Waingapu menjadi UPT yang unggul, terutama dalam meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).
Hingga saat ini, baru tiga UPT di NTT yang berhasil meraih predikat tersebut. Maliki menekankan bahwa target ini merupakan prioritas dalam mewujudkan reformasi birokrasi yang nyata.
Dengan semangat kolaborasi dan komitmen yang tinggi, pelantikan ini diharapkan menjadi awal yang baik untuk menciptakan perubahan positif di lingkungan pemasyarakatan NTT. **
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
