Indeks
Daerah  

Gubernur Melki: Pertanian NTT Serap 2,3 Juta Pekerja dan 28,9% PDRB, Ajak HKTI Ayo Bangun NTT

Reporter : Ivan Wuran
IMG 20260917 WA0009 1
Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena saat menghadiri Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi NTT Periode 2026–2031 di Grha Cendana Universitas Nusa Cendana, Rabu (16/9/2026).

Melki menyebut pertanian NTT menghadapi berbagai tantangan, mulai dari perubahan iklim, keterbatasan air, kondisi geografis dan topografi yang beragam, biaya produksi, akses pasar, fluktuasi harga hingga persoalan regenerasi petani. Untuk itu, menurutnya, pertanian NTT harus semakin adaptif, inovatif dan berbasis teknologi.

“Kita membutuhkan petani muda. Generasi muda harus melihat pertanian bukan sebagai pekerjaan tradisional semata, tetapi sebagai sektor ekonomi masa depan,” katanya.

Melki Laka Lena juga berharap agar HKTI menjadi salah satu kekuatan dalam mendorong regenerasi petani dan melahirkan petani-petani muda NTT yang modern, mandiri dan berdaya saing.

Kepada pengurus DPD HKTI NTT periode 2026–2031 yang baru dilantik, Gubernur juga mengingatkan pentingnya membangun kolaborasi dengan pemerintah, bukan sekadar koordinasi. Ia mengajak HKTI membangun hubungan konstruktif dengan Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kabupaten/Kota serta memastikan organisasi tersebut benar-benar hadir hingga di tingkat petani.

Menurut Melki, keberhasilan pembangunan pertanian tidak cukup diukur dari luas lahan yang ditanam atau jumlah produksi yang dihasilkan. Ukuran akhirnya adalah meningkatnya pendapatan petani, membaiknya kesejahteraan keluarga petani, terbukanya masa depan yang lebih baik bagi anak-anak petani, serta semakin banyak generasi muda yang melihat pertanian sebagai masa depan.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com

+ Gabung

Exit mobile version