Di tengah penanganan dampak gempa Flores, Gubernur menegaskan agenda pembangunan NTT harus tetap berjalan. Pertanian, peternakan, perikanan, pariwisata, pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan reformasi birokrasi harus terus diperkuat.
“Saya dan Pak Wakil Gubernur membutuhkan Sekda yang mampu menjadi jembatan antara visi kepemimpinan daerah dengan kerja nyata birokrasi. Kita membutuhkan Sekda yang mampu menyelesaikan masalah, membangun komunikasi, bukan sekat; menggerakkan, bukan menghambat; dan memberikan keteladanan, bukan hanya memberikan instruksi,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Gubernur mengajak seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat untuk menghadapi berbagai tantangan dengan semangat kebersamaan.
“Kita mungkin sedang menghadapi badai. Tetapi badai bukan alasan untuk berhenti berlayar. Dalam badai, kita membutuhkan kepemimpinan yang kuat, koordinasi yang solid, dan keberanian untuk terus bergerak,” katanya.
Gubernur mengutip ungkapan Latin “_Per aspera ad astra,_” yang berarti melalui kesulitan, kita menuju bintang-bintang.
“NTT hari ini berada di jalan yang terjal. Gempa, keterbatasan fiskal, dan tantangan pembangunan hadir silih berganti. Tetapi saya yakin, dengan kerja keras, integritas, dan kebersamaan, kita akan mencapai kejayaan yang kita cita-citakan,” pungkasnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
