Pada kesempatan yang sama, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait meminta pemerintah daerah terus memperbarui dan memvalidasi data kerusakan rumah secara akurat. Menurutnya, data yang valid menjadi dasar bagi pemerintah untuk bergerak cepat memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak.
Maruarar juga mendorong agar Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau program bedah rumah dapat segera diimplementasikan bagi masyarakat terdampak di NTT. Sebelumnya, program tersebut ditargetkan menjangkau sekitar 14 ribu unit rumah di seluruh NTT.
Tito Karnavian juga menegaskan pentingnya pendataan yang dilakukan secara by name by address, sehingga bantuan pemerintah dapat diberikan kepada masyarakat yang benar-benar terdampak dan membutuhkan.
Bagi Pemerintah Provinsi NTT, seluruh rangkaian koordinasi dan kunjungan lapangan tersebut merupakan bagian dari langkah percepatan penanganan gempa Flores yang terus didorong Gubernur Melki Laka Lena.
Gubernur Melki menegaskan, pemerintah akan terus bergerak bersama masyarakat, memperbarui data kerusakan, memperkuat koordinasi dengan pemerintah kabupaten, serta memastikan dukungan pemerintah pusat dapat segera diterjemahkan menjadi bantuan nyata bagi masyarakat terdampak.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
