KR – Kunjungan Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) ke Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 31 Juli hingga 2 Agustus 2026 menjadi perhatian luas masyarakat.
Bagi banyak warga, kehadiran Jokowi bukan sekadar agenda silaturahmi seorang mantan kepala negara, tetapi menjadi momentum untuk mengenang berbagai jejak pembangunan yang telah mengubah wajah NTT selama masa pemerintahannya.
Selama satu dekade memimpin Indonesia, Jokowi dikenal memberikan perhatian besar terhadap pembangunan di NTT.
Berbagai proyek strategis nasional dibangun, mulai dari bendungan, jalan, rumah sakit rujukan nasional, hingga penguatan kawasan perbatasan yang selama ini menjadi pintu terdepan Indonesia.
Sejumlah pembangunan yang menjadi warisan pemerintahan Jokowi di NTT di antaranya Bendungan Temef di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Bendungan Napun Gete di Kabupaten Sikka, Bendungan Rotiklot di Kabupaten Belu, serta Bendungan Raknamo di Kabupaten Kupang.
Kehadiran bendungan-bendungan tersebut diharapkan memperkuat ketahanan air dan mendukung sektor pertanian masyarakat.
Di bidang infrastruktur, pemerintahan Jokowi juga merealisasikan 27 ruas jalan melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD) sepanjang sekitar 217 kilometer dengan nilai investasi mencapai Rp737 miliar.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
