Robert menilai, masyarakat harus lebih selektif dalam menerima informasi. Apabila menemukan ajakan atau kabar yang meresahkan, masyarakat diminta untuk memverifikasi kebenarannya sebelum mengambil tindakan.
Hal ini penting untuk menghindari konflik sosial yang bisa merugikan banyak pihak.
Selain itu, ia juga mengingatkan agar warga tidak mudah terjebak dalam politik adu domba di media sosial.
Menurutnya, banyak informasi yang sengaja dipelintir untuk melemahkan persatuan dan merusak keharmonisan antarwarga.
Robert menegaskan bahwa keamanan Flores Timur bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan tugas bersama seluruh lapisan masyarakat.
“Kalau kita lengah, pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab bisa memanfaatkan situasi untuk kepentingan pribadi. Karena itu, saya mengajak semua warga Flores Timur untuk bersatu padu menjaga kedamaian daerah kita tercinta,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak segan melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas kepada pihak berwenang.
Dengan adanya kerja sama yang solid, ia optimis bahwa Flores Timur akan tetap menjadi daerah yang kondusif.
Flores Timur dikenal sebagai daerah yang kaya akan budaya, tradisi, dan nilai-nilai kebersamaan.
Namun, derasnya arus informasi di era digital bisa menjadi tantangan serius apabila tidak disikapi dengan baik.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
