“Ini bukan ancaman, tapi harus ada sikap tegas. DPRD akan meminta penjelasan resmi dari pihak rektor, bahkan bila perlu memanggil secara langsung.”
“Apapun alasannya, masalah ini harus segera diselesaikan, karena menyangkut masa depan ratusan anak NTT,” tegasnya.
Menurutnya, polemik ini bukan hanya sekadar persoalan teknis, melainkan menyangkut hak mahasiswa atas pendidikan yang layak dan diakui negara.
Ia berharap Politeknik Negeri Kupang segera mengambil langkah konkret agar ijazah dapat segera diterbitkan dan didistribusikan kepada seluruh lulusan.
“Ke depan, jangan sampai ada lagi kasus serupa. Pendidikan adalah kunci membangun NTT. Jangan sampai kepercayaan masyarakat runtuh hanya karena persoalan administrasi,” pungkas Ana.
Reporter: HN
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
