Menurut WALHI, selama satu tahun terakhir, konflik agraria dan krisis ekologi di NTT semakin meningkat. Oleh karena itu, momentum Hari Keadilan Ekologis ini menjadi pengingat bagi pemerintah untuk kembali pada konstitusi, bahwa bumi, air, dan kekayaan alam dikuasai negara untuk kemakmuran rakyat, bukan untuk segelintir investor.
Penanggung Jawab Rilis:
Yuvensius S. Nonga, S.H., M.H.
Direktur Eksekutif Daerah WALHI NTT
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
