Suhu maksimum masih berkisar 33-34 derajat celcius pada siang hari dan pada malam hari berada pada rentang 23-25 derajat celsius.
Berbeda dengan nilai kelembaban udara yang sudah menunjukkan kenaikan yaitu berkisar 52-95 %.
Suasana gerah secara meteorologis disebabkan juga oleh kelembapan udara yang tinggi, yang menyatakan jumlah uap air yang terkandung pada udara. Semakin banyak uap air yang dikandung dalam udara, maka akan semakin lembap udara tersebut, dan apabila suhu meningkat akibat pemanasan matahari langsung karena berkurangnya tutupan awan, maka kita akan merasa lebih gerah dari biasanya.
Selanjutnya Agung Mengatakan Kondisi fenomena panas terik dan suasana gerah ini diprediksikan masih dapat berlangsung dalam periode Oktober hingga November, mengingat kondisi cuaca cerah masih cukup mendominasi pada siang hari.
Masyarakat diimbau tidak panik dengan suasana gerah yang terjadi, tetapi tetap perlu menjaga kesehatan dan stamina sehingga tidak terjadi dehidrasi dan iritasi kulit. Banyak minum dan makan buah segar sangat dianjurkan, termasuk memakai tabir surya sehingga tidak terpapar langsung sinar matahari yang berlebih ketika beraktivitas di luar ruangan,”Ungkapnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
