Hilarius Minggu, Direktur Dana dan Treasury sekaligus Plt. Direktur Kredit Bank NTT, menyampaikan materi mengenai inklusi keuangan sebagai bagian dari reformasi birokrasi.
Ia menjelaskan pentingnya kolaborasi antara Pemkot Kupang, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), serta Bank NTT dalam meningkatkan literasi keuangan ASN.
“ASN yang melek inklusi keuangan dapat mengelola penghasilan mereka dengan baik, menghindari penyimpangan keuangan, dan meningkatkan kesejahteraan,” jelas Hilarius Minggu.
Simposium ini juga dihadiri oleh Kepala BPKP NTT, Rizal Suhaili, Kepala Ombudsman NTT, Darius Beda Daton, serta Kepala BKN UPSCPKP ASN Kupang yang memberikan evaluasi terhadap kinerja birokrasi Pemkot Kupang.
Sebagai panelis, sepuluh pakar dari berbagai disiplin ilmu turut memberikan tanggapan dan analisis terkait birokrasi dan manajemen ASN.
Para pakar termasuk Dr. David B.W. Pandie, MS, Dr. Laurensius Petrus Sayrani, MPA, Dr. Melkisedek N.B.C. Neolaka, M.Si, dan lainnya membahas isu-isu penting seperti Work Life Balance bagi ASN, inovasi pemerintah, serta administrasi yang sehat untuk mencegah penyimpangan.
Simposium ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi Pemkot Kupang untuk terus memperkuat reformasi birokrasi, meningkatkan pelayanan publik, serta mendorong pembangunan berkelanjutan di Kota Kupang.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
