BORONG, kabartimor.com –Perjalanan kemanusiaan itu belum berhenti. Dipimpin Ketua PWI NTT Hilarius Fery Jahang, misi kemanusiaan untuk 24 wartawan korban gempa Flores di 7 kabupaten terus berlanjut.
Setelah menuntaskan misi di ujung barat Pulau Flores, Labuan Bajo, kabupaten Manggarai Barat, dan kabupaten Manggarai, kini tim bergerak ke Borong, Kabupaten Manggarai Timur.
Minggu (27/9/2026) siang, di Lobi Kantor Camat Borong, empat wartawan yang rumahnya rusak akibat gempa Flores magnitudo 7,7 telah menunggu. Mereka adalah Markus Makur (Kompas.com), Ardi Aba (VoxNTT), Nansianus Taris (VoxNTT), dan Albert Harianto (Flores Pos).
Rumah mereka mengalami kerusakan, mulai dari rusak ringan, sedang, hingga rusak berat akibat guncangan dahsyat pada Sabtu 15 Agustus 2026 lalu.
Bantuan diterima langsung oleh Nansianus Taris dan Markus Makur sebagai perwakilan. Turut hadir menyaksikan sejumlah pengurus dan anggota PWI NTT serta rekan-rekan wartawan lainnya.
Bantuan yang diberikan berupa bahan pangan: beras, telur, mie instan, gula pasir, dan minyak goreng.
Ferry Jahang yang akrab disapa Ferry menjelaskan, gempa Flores M 7,7 tersebut berdampak sangat besar bagi masyarakat di tujuh kabupaten di Pulau Flores. Lebih dari 100 warga meninggal dunia, ratusan ribu rumah rusak, dan memaksa ratusan ribu warga harus mengungsi.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












